Ingat Kadus di Tuban yang Digerebek Selingkuh? Kini Didemo Warga, Ini Penyebabnya

Masih ingat kepala dusun (kadus) di Tuban, Jawa Timur yang digerebek berselingkuh pada awal tahun 2021? Kini oknum kades tersebut didemo warga. Warga geram saat mendengar kadus tersebut akan kembali bekerja sebagai perangkat desa.

Akibatnya, warga melakukan demo hingga memblokir akses masuk kantor desa. Sejumlah poster penolangan pun terpampang di pintu gerbang desa Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Jumat (1/10/2021). Aksi spontan yang dilakukan warga lantaran mendengar rencana Kadus desa setempat SIA (33), yang pernah digerebek gara gara selingkuh dengan warganya K (36), akan bekerja kembali sebagai perangkat desa.

Pohon pisang berukuran besar juga disandarkan di pintu gerbang, yang digunakan untuk menutup akses masuk kantor. "Perilaku Kadus tidak patut dicontoh masyarakat, sehingga kami menutup kantor desa," kata salah satu perwakilan warga desa setempat, Agus (36), saat aksi blokir kantor desa. Sementara itu, warga lain Kasmidi (40), juga meminta agar kantor desa jangan sampai dibuka.

Warga kesal, lantaran Kadus tersebut masuk ke rumah seorang perempuan yang ditinggal kerja oleh suaminya. "Saat digrebek warga, Kadus hanya pakai celana pendek. Banyak warga yang ikut grebek, termasuk suami dari wanita itu," ungkap warga setempat. Sementara itu, hingga saat ini puluhan warga setempat masih menyegel dan menduduki kantor desa tersebut.

Hal itu dilakukan untuk mencegah supaya kadus yang melakukan gugatan setelah dipecat, tidak lagi masuk kantor desa. Sebelumnya diberitakan, seorang pria yang sedang merantau di Kalimantan memutuskan pulang demi menggerebek istrinya yang sedang selingkuh dengan Kepala Dusun (Kadus). Peristiwa itu terjadi di Desa Talangkembar, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (5/1/2021) sekira pukul 23.30 WIB.

Seorang pria berinisial SM (40) tak habis pikir melihat istrinya, K (36) bersama pria lain di rumahnya. Ia sengaja mengajak warga untuk menggerebek istrinya. Bahkan, SIA (33) pria yang bersama istrinya itu merupakan Kepala Dusun desa setempat.

Ia rela jauh jauh pulang dari Kalimantan, tempatnya bekerja demi membuktikan kabar yang diterima jika istrinya punya pria idaman lain (PIL). Alhasil, diam diam SM sudah di kampung dan memastikan kebenaran tersebut. Saat mengetahui SIA dan K berada di rumahnya, ia mengajak warga dan Linmas untuk menggerebek.

Keduanya yang digrebek ini masing masing punya pasangan kekasih resmi. Bahkan, K ini tinggal bersama anaknya. Saat digerebek, SIA berusaha kabur namun akhirnya berhasil diamankan warga. Keduanya lalu dibawa ke balai desa, karena tidak ketemu kades akhirnya dibawa ke Polsek Montong.

Alhasil, dugaan kasus perzinahan itu telah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Tuban.

Leave a Reply

Your email address will not be published.